Senin, 17 Oktober 2011

puisi sedih :'(

DUNIAKU PUTIH





Duniaku putih
Seakan semua kini telah mati…
Dan hujan yang menangisi…
Mentari berjalan memutari bumi

Duniaku putih…
Terluka dalam hati…
Dan warna tiada lagi berarti…
Dalam surga menghiasi langit….

Duniaku putih…
Nafasku kini kau bagi…
Dan hatiku diam sepi…
Tak lagi kau beri…

Duniaku Putih…
Semu luka terasa perih…
Dan tertulis hingga terakhir…
Merasuk setiap hari berganti…

Duniaku putih…
Putih suci dalam kain…
Dan tanah merantau bertasbih…
Sampai Tuan menyusuri takdir…


puisi tentang sahabat :)

MASIH PANTASKAH KAU KUANGGAP SAHABAT ????..



sahabat ..
masih pantaskah kau ku panggil sahabat ??setelah apa yg kau lakukan padaku ..
setelah apa yg kau beri padaku ..
teganya dirimu ,, menusukku dari belakang ..
teganya dirimu melukaii aku ..
teganya dirimu menghancurkan persahabatan kita ..
hanya karena seorang pria ..
silahkan kau ambil ..
silahkan kau miliki ..
dia hanya barang bekas bagiku !!

sungguh tak bisa kupercaya ..
persahabatan yg telah lama kita bina ,, kini hancur berantakan ..
masih ku ingat ,, canda tawa yg terlantun dari bibir kita ..
masi kuingat kata sahabat yg terucap dari hati kita ..
tapi itu semua telah menjadii kenangan buruk ..
kubagi semua kisahku dengan mu ..
kubagi semua suka dan duka dengan mu ..
kita lewati bersama ,, panas terik hujan badai ..

tapi apa balasanmu padaku ??
disaat aku terluka karena cinta ,, kau berjanji akan membantu ku ..
membawanya kembali padaku ..
mana ??..
justru kau yg telah merampasnya dariku ..
kau hancurkan semua harapanku ..
inikah ahir dari persahabatan kita ??


puisi tentang sabahat :)


Karna kau sahabat ku


Saat seorang sahabat tak lagi dapat difahami..
Terbesit dalam hati, terucap tanya dalam fikir ini…
“Apa ini suatu tanda runtuhnya tiang persahabatan..??”
dalam hati ini ku harap tidak..
Tapi tak ada daya bagiku..
Hanya sebuah kejujuran, saling pahami dan saling percaya..
Mungkin hanya itu yang mampu menutup lubang rapuh pada tiang persahabatan..
Dan jika itu pun tak mampu..
Hanya satu hal yang ku tau..
Saat kau mencoba tuk jauh dariku..
Ku kan menahan mu di sini,, dan tak kan ku lepaskan selamanya dirimu sahabat ku..


puisi untuk sahabat :)


Sahabatku


Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan
Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan
Tp itu adalah dahulu ketika Zaman belum berubah
ketika puisi mengungkap kebenaran hati
ketika zaman belum berubah munafik dan dengki…
ketika zaman belum penuh tipu dan daya…
Saat ini,.. mungkinkah ada itu yg namanya sahabat sejati..???
jawabnya di hati kalian dan kejujuran kalian..
Mungkin Ada tapi juga Semu belaka
Semuanya terasa sunyi …..
Dimanakah engkau berada wahai sahabtkU?
Jngan kau pernah meninggalkanku sendiri karna kaulah sahabt sejatiku
Bila mana kau tak ada di sini ku kan selalu merindukanmu….
Wahai sahabt…..
Kau bagaikan embun yang membentangi malam
Kau yg selalu menemaniku
Kau yg selalu membuat aku tersenyum
Sahabt ada satu kata yan ingin aku ucapkan kpdamu
Jngan pernah meninggalkanku
Walaupun kau berada disana jngan pernah melupakan diriku
Karna kau dan aku selalu ada di hati…..
Hanya sahabtlah yng membuat kita bahagia

puisi untuk bunda :)



Sembilan bulan lamanya
Rahim dalam berada
Janin muda perut 
bunda
Pengorbanan tiada sia
Akhirnya aku lahir lahir juga

Dunia baru berseru
Pada diriku
Waktu dulu
Pada pangkuanmu

Jasa sejagat
Bercucuran keringat
Masih tetap semangat
Seiring kasih hangat
Dalam dekapan hanyat

Bunda
Waktu terus berporos
Pada kenyatan dunia
Dari balik tubuh polos
Doa pada

Bunda
Ananda bahagia
Bunda
Lanjut usia
Tetap saja kau setia

Terkadang ananda lupa
Masih terus bunda berdoa
Ku harap tak durhaka
Celakalah ananda
Neraka akan menyapa

Bunda
Ananda yang hina
Berharap tetap berguna
Walau jua tak ada
Selalu berusaha
Semoga bunda bahagia
Dunia memang berbeda
Tak mesti bersama
Bunda tetap di jiwa
Raga ananda,
Tetap bunda

Bunda
Untaian bunga
Ukiran bianglala
Lautan samudera
Intan permata
Kecantikan dunia
Tidak seberapa
Bunda tetaplah bunda
Terkenang sepanjang masa
Tak pernah ada akhirnya

Bunda
Wanita terhebat
Wanita terdekat
Ku kenal kau
Lewat nada merdu
Ku ucap kata ibu
Kaulah pelitaku
Tak akan padam
Terkadang meredam
Tetap tak mendendam

Dari kedingingan malam
Ananda memberi salam
Salam dari gubuk terdalam
Demi kerinduan terpendam

puisi untuk bunda

Ibunda...
Di tirai pagi kubersandar pada dinding kesedihan
Di senandung alam kuberbaring pada rajutan kerinduan

Ibunda...
Telah jauh jarak antara kutub-kutub tubuh kita
Membentang kerinduan didalam anak-anak sungai diujung mata kita

Ibunda...
Coba kukumpulkan keindahan dunia untuk ganti hadirmu
Coba kupilah yang terbaik untuk isi kerinduanku

Tapi bunda...
Dunia takkan mampu menggantikanmu
Pilahan yang terbaik takkan lagi coba kuisi dalam rinduku

Dunia...ah apalah arti dunia ketika surgapun ditelapak kakimu
Menopang segala yang ada ditubuh, hati dan luangan kasih sayangmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam rahimmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam gendonganmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam pangkuanmu
Hingga derita kau rasa indah demi anandamu

Lalu...kenapa hanya rindu yang ananda punya untuk ibunda

Tidak bunda...
Rindu ini hadir dalam Doa anandamu
Agar surga selalu hadir untukmu
Bukan hanya ditelapak kakimu

Jumat, 14 Oktober 2011

Nama keluarga dalam bahasa korea

Bumonim : Orang tua
Ayah : abheojhi
Ibu : eomeoni
Adik laki-laki : namdhongshaeng
Adik perempuan : yeodhongshaeng
Kakak laki-laki (untuk adik laki-laki) : hyeong
Kakak laki-laki (untuk adik perempuan) : oppa
Kakak perempuan (untuk adik laki-laki) : nuna
Kakak perempuan (untuk adik perempuan) : eonni
Isteri : anae
Anak : ai
Paman : shamchon
Bibi : shungmo
Pakde : kheunabeojhi
Bude : kheuneomoni
Kakek : harabheojhi
Nenek :halmeoni
Sepupu : shachon
Kakak ipar laki-laki : maehyeong
Kakak ipar perempuan : maebhu
Adik ipar : shidongshaeng
Bapak mertua : shiabheojhi
Ibu mertua : shieomeoni